Wisata Jogja Murah 2 Hari 1 Malam (2H1M) mengunjungi object -object wisata sebagai berikut :

Candi Prambanan

Wisata Jogja Murah 2 Hari 1 Malam salah satunya mengunjungi candi Prambanan

Menjelang petang, kita akan disuguhi pemandangan matahari terbenam atau sunset yang sangat indah.

Kompleks candi Prambanan  terletak di desa Bokoharjo kecamatan Prambanan, Sleman dan di desa Tlogo kecamatan Prambanan, Klaten . Kurang lebih 17 kilometer timur laut Yogyakarta, 50 kilometer barat daya Surakarta dan 120 kilometer selatan Semarang, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.  

Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna ‘Rumah Siwa’), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.

Asal Kata Prambanan

Nama Prambanan, berasal dari nama desa tempat candi ini berdiri . Diduga merupakan perubahan nama dialek bahasa Jawa dari istilah teologi Hindu Para Brahman yang bermakna Brahman Agung yaitu Brahman atau realitas abadi tertinggi dan teragung yang tak dapat digambarkan. Yang kerap disamakan dengan konsep Tuhan dalam agama Hindu. Pendapat lain menganggap Para Brahman mungkin merujuk kepada masa jaya candi ini yang dahulu dipenuhi oleh para brahmana. Pendapat lain mengajukan anggapan bahwa nama Prambanan berasal dari akar kata mban dalam Bahasa Jawa yang bermakna menanggung atau memikul tugas, merujuk kepada para dewa Hindu yang mengemban tugas menata dan menjalankan keselarasan jagat.

Umbul Ponggok

Umbul Ponggok terletak di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Dari Yogyakarta bisa ditempuh kurang lebih 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.

Unggul Ponggok merupakan sebuah kolam alami yang dikembangkan menjadi wisata tirta yang cukup terkenal di Klaten. Aneka ikan warna-warni yang hidup di Umbul Ponggok dan dasar kolam yang indah menjadikannya sebagai lokasi favorit snorkeling. Tak hanya itu, Umbul Ponggok juga sering menjadi tempat latihan diving.

Snorkelling merupakan wisata air yang menyenangkan dan memiliki efek relaksasi. Untuk melakukan aktivitas ini wisatawan harus pergi ke laut dengan perairan yang tenang dan memiliki terumbu karang dan hewan laut yang indah. Karena itu aktivitas ini hanya bisa dilakukan oleh kalangan terbatas, sebab tidak semua laut bisa digunakan untuk snorkelling.

Namun Anda yang tidak memiliki kesempatan untuk snorkelling di taman-taman laut yang indah, kini di Klaten terdapat lokasi snorkelling yang asyik. Anda tak perlu takut terbawa gelombang, sebab tempat snorkelling kali ini bukanlah laut melainkan sebuah sumber mata air alami yang segar dan sangat jernih bernama Umbul Ponggok. Kolam alami ini sudah ada sejak zaman Belanda, dengan ukuran 50 x 25 meter dan kedalaman rata-rata 1,5 – 2,6 meter tempat ini cocok digunakan untuk lokasi snorkelling.

Berbeda dengan kolam renang yang dasarnya berupa lantai keramik, dasar Umbul Ponggok masih sangat alami berupa hamparan pasir nan luas, bebatuan, dan ribuan ikan warna-warni sehingga suasananya benar-benar seperti di bawah laut. Meski dipenuhi ikan, air di Umbul Ponggok ini tidak amis sebab airnya mengalir terus.

Selain sebagai tempat snorkelling, Umbul Ponggok juga kerap dijadikan lokasi latihan diving bagi penyelam pemula sebelum mereka benar-benar menyelam di laut. Bagi wisatawan yang tidak bisa berenang maupun tidak ingin snorkelling bisa naik perahu kayuh dan mengelilingi umbul. Sedangkan bagi anak-anak tersedia kolam berukuran pendek yang bisa dijadikan lokasi berenang maupun sebatas bermain air.

Candi Ijo

Tour jogja murah 3 hari 2 malam

Wisata Jogja Murah 2 Hari 1 Malam salah satunya mengunjungi candi Ijo

Lokasi Candi Ijo di Desa Sambirejo wilayah Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman Jogjakarta.

Candi Ijo adalah sebuah kompleks percandian bercorak Hindu, berada 4 kilometer arah tenggara dari Candi Ratu Boko atau kira-kira 18 kilometer di sebelah timur kota Yogyakarta. Diperkirakan dibangun antara kurun abad ke-10 sampai dengan ke-11 Masehi pada saat zaman Kerajaan Medang periode Mataram.

Candi ini berada lereng barat sebuah bukit yang masih merupakan bagian perbukitan Batur Agung, kira-kira sekitar 4 kilometer arah tenggara Candi Ratu Boko. Dimana pada bagian bawah lereng tersebut terdapat wisata tebing Breksi Jogja yang merupakan bekas pertambangan batu alam. Posisinya berada pada lereng bukit dengan ketinggian rata-rata 425 meter di atas permukaan laut. Dinamakan Ijo karena berada di atas bukit yang disebut Gumuk Ijo. Kompleks percandian membuka ke arah barat dengan panorama indah, berupa persawahan dan bentang alam, seperti Bandara Adisucipto dan pantai Parangtritis.

Dataran tempat kompleks utama candi memiliki luas sekitar 0,8 hektare, namun kuat dugaan bahwa kompleks percandian Ijo jauh lebih luas, dan menjorok ke barat dan utara. Dugaan itu didasarkan pada kenyataan bahwa ketika lereng bukit Candi Ijo di sebelah timur dan sebelah utara ditambang oleh penduduk, banyak ditemukan artefak yang mempunyai kaitan dengan candi.

Kompleks percandian Ijo dibangun pada punggungan bukit yang disebut Gumuk/Bukit Ijo. Nama ini telah disebut dalam prasasti Poh berangka tahun 906 Masehi berbahasa Jawa Kuno, dalam penggalan & … anak wanua i wuang hijo …& (anak desa, orang Ijo)

Tebing Breksi

Wisata Jogja Murah 2 Hari 1 Malam salah satunya mengunjungi Tebing Breksi

Tebing Breksi berlokasi di Dusun Groyokan, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya berdekatan dengan Candi Ijo, Candi Ratu Boko, Candi Kalasan dan tentunya Candi Prambanan.

Obyek wisata geo heritage ini bukan terbentuk secara alami, melainkan berasal dari bukit batu biasa yang menjelma akibat terkikis aktifitas penambangan bahan material bangunan oleh  warga sekitar selama bertahun-tahun lamanya sejak tahun 80-an dan menjadi sumber mata pencarian warga.

Setelah peneliti melakukan kajian terhadap lokasi ini, ditemukan kenyataan bahwa batuan kapur breksi yang ada di tempat itu adalah endapan abu vulkanik dari gunung api Purba Nglanggeran di Gunung Kidul. Dikarenakan hal tersebut, maka berarti kawasan ini termasuk dalam cagar budaya yang harus dilestarikan.

Rupanya larangan untuk melakukan penambangan tidak memutus semangat warga. Mereka mendapat ide untuk menjadikan kawasan ini sebagai salah satu obyek wisata setelah melihat keindahan guratan bekas galian yang ada.

Nama Breksi sendiri datang dari warga, mengikuti tren dimana nama bukit batu tempat wisata di Bali dan Bandung yang hasil potongannya mirip dengan tebing ini, disebut  dengan breksi. Karena itu lah, tebing ini dinamai Tebing breksi.

Tangga menuju puncak tebing yang terlihat keren dengan hiasan ukiran naga menjadi daya tarik para wisatawan. Setelah sampai di puncak, pengunjung juga bisa menikmati Indahnya jogja dari sisi Timur. Sebagaimana Wisata Alam Mangunan, di puncak bukit juga dipasang pagar besi mengelilingi agar pengunjung aman.

Beberapa hal menarik tentang Tebing Breksi:

Tebing yang dulunya merupakan penambangan batu kapur ini menawarkan panorama yang unik dan terkesan alami. Jadi ini sangat cocok bagi kamu yang suka dan hobi hunting tempat unik di jogja.

Puncak Tebing Breksi. Pesona puncak yang menjulang tinggi. Spot foto anti mainstream, bagus untuk background berfoto dan menikmati pemandangan bebatuan yang jauh dari area perkotaan. Sejak dibukanya untuk objek wisata, beberapa seniman lokal mengukir bebatuan pada tebing breksi Jogyakarta dengan ukiran seperti wayang, naga, dan lain-lain.

View Yang Indah. Jika dari atas tebing, anda dapat melihat view yang eksotis, melihat Candi Prambanan yang megah, Candi Baron dengan background Gunung Merapi, dan menawarkan panorama senja yang indah.

Background Prewedding. Buat para fotografer atau yang ingin prewedding, tebing ini juga layak untuk jadi alternatif.

Pantai Ngrenehan

Pantai Ngrenehan terletak di  di Desa Kanigoro Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Salah satu destinasi andalan dalam Wisata Jogja Murah 2 Hari 1 Malam

Pantai Ngrenehan memiliki ombak yang tidak terlalu besar dikarenakan letak pantainya yang cukup tersembunyi dari hamparan samudra Hindia. Tidak seperti pantai-pantai lainnya di sepanjang wilayah Gunungkidul. Ombak yang relatif tenang tersebut bisa jadi disebabkan karena adanya batuan di sekitar bibir pantai. Batuan tersebut bisa jadi mampu meredam datangnya ombak. Sehingga begitu sampai di pantai tidak terlalu besar. Pantai ini juga relatif lebih landai dibanding pantai lainnya di Gunungkidul. Di sini Anda  dapat menikmati pasir putih yang membentang di sepanjang pantai dan menyaksikan deburan ombak samudera yang menghantam karang. Tidak hanya itu Anda juga bisa berenang atau sekedar bermain air di pantai kerena pantai ini relatif aman untuk melakukan hal tersebut. Hal itu disebabkan oleh posisi pantai yang terletak di mulut teluk sehingga ombak samudera tidak langsung menghantam pantai sebab terlindungi oleh bukit karang yang mengapit kedua sisi pantai. Keunikan lainnya yang bisa dilihat di pantai ini adalah bentuknya yang seperti teluk. Kemudian dikelilingi oleh perbukitan kapur. Membuat pemandangan yang indah dipandang bila dari kejauhan.

Selain terkenal  dengan keindahan alamnya, pantai Ngrenehan juga terkenal dengan kuliner seafood-nya. Pantai ini merupakan tempat para nelayan menyandarkan perahu-perahunya sehingga banyak perahu-perahu yang berjejer rapi di pinggir pantai. Para nelayan tersebut juga menjual ikan hasil tangkapan mereka di laut di pantai ini sehingga suasana perkampungan nelayan sangat terasa di kawasan ini. Para nelayan menjual ikan-ikan mereka di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang terdapat di pantai Ngenehan. Jika Anda beruntung Anda juga dapat mengikuti lelang atau sekedar membeli ikan hasil tangkapan nelayan yang tersedia, tentunya dengan harga yang jauh lebih murah.

Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran terletak di Desa Kanigoro Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Berjarak sekitar 65 km dari kota Jogjakarta. Kawasan pantai ini merupakan wisata sepaket tiga pantai yang lokasinya berdampingan, yaitu Pantai Ngrenehan dan Pantai Nguyahan.

Pantai ngobaran gunung kidul pantai ini identik dengan pemandangan yang menawarkan pesona keindahan alam seperti gulungan ombak, hamparan pasir putih, barisan batu karang, rumput laut / alga dan deretan pohon pandan laut yang berkombinasi dengan bangunan candi yang eksotik. Pantai Ngobaran merupakan pantai yang memiliki sejarah yang panjang karena berkaitan dengan sejarah akhir masa keberadaan kerajaan Majapahit dan zaman kerajaan Islam di Indonesia. antai Ngobaran merupakan bagian sejarah kerajaan Majapahit, dimana pantai Ngobaran merupakan titik akhir perjalan panjang kerajaan Majapahit. Akhir kerajaan Majapahit  yang berpusat di Trowulan Jawa Timur dimulai dari lemahnya sistem pemerintahan dan bersamaan dengan berdirinya kerajaan-kerajaan Islam di pesisir utara pulau Jawa pada pertengahan abad ke 15 M. Salah satu putra raja Brawijaya V, yakni Raden Patah adalah penguasa kasultanan Demak. Perkembangan agama Islam di pulau Jawa amat pesat, hingga sampai menyentuh pusat kerajaan Majapahit dan kemudian kerajaan Majapahit tidak dapat dipertahankan lagi.

Di pantai Ngobaran terekpresi betapa di sini terdapat nilai-nilai luhur tentang kebhineka-an. Di pantai Ngobaran dapat di temui bangunan Joglo tempat peribadatan aliran Kejawan, masjid tempat peribadatan umat Muslim, dan pura tempat peribadatan pemeluk agama Hindu

Posisi bangunan pura kejawen yang terletak di tepi pantai dan di atas tebing ini mengingatkan kita pada Pura Ulu Watu di Pulau Bali sehingga kawasan ini kerap disebut dengan Ulu Watu-nya Jogjakarta atau Gunungkidul. Tidak perlu jauh-jauh ke pulau seberang untuk menikmati suasana pantai yang terdapat pura dan mungkin satu-satunya di pulau Jawa.

Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk terletak di Padukuhan (Dusun) Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Letak Air Terjun Sri Gethuk ini diapit oleh tebing menjulang tinggi yang mempunyai ketinggian sekitar 50 meter. Hijau pemandangan luasnya persawahan yang mengelilingi Sri Gethuk dan juga sungai Oyo menambah keasrian alamnya khas pedesaan yang sejuk. Daerah Gunung Kidul memang khas dengan daerahnya yang kering. Akan tetapi, uniknya aliran air yang membanjiri Air Terjun Sri Gethuk ini tidak pernah surut dan kering. Walaupun di cuaca panas, Sri Gethuk terus saja mengalir dengan segarnya.

Ada hal yang cukup unik dari air terjun Sri Gethuk, untuk bisa sampai pada lokasi utama biasanya pengunjung dibawa dengan mengguakan perahu rakit yang berguna sebagai alat menyusuri aliran sungai Oyo.

Pijus Pengger

Pinus Pengger yang berada di Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul,Jogjakarta.

Lokasi Hutan Pinus Pengger ini berada di bagian paling utara, tepatnya berbatasan dengan wilayah Kecamatan pathuk Gunung Kidul meski demikian masih masuk dalam wilayah Kecamatan Dlingo. Lokasinya yang berada di ketinggian menjadikan Hutan Pinus Pengger menjadi tempat yang tepat untuk menikmati kejadian alam tersebut. Pinus Pengger juga memiliki spot asyik yang dapat dinikmati para pengunjung, yakni Goa Macan, Goa Lampeng dan Watu Ngadeg sebagai gardu pandang.

Goa Macan, demikian salah satu gua di sana diberi nama, karena di dindingnya terdapat goresan-goresan seperti bekas cakaran harimau.

Yang terbaru, Pinus Pengger memiliki sebuah gardu pandang sekaligus spot selfie yang sangat asyik yang berbentuk tangan. Di media sosial Instagram, sejumlah netizen telah menjajal spot unik tersebut.

Selain yang berbentuk tangan, spot asyik yang tak kalah seru untuk dicoba adalah spot berbentuk segitiga dan setengah lingkaran.Kesemuanya terbuat dari ranting-ranting kayu, sehingga memberikan kesan tersendiri ketika dilihat.

Hutan Pinus Pengger ini ngehits dengan Spot Foto Rumah Piramid (rumah ala Indian) dengan lubang di tengah yang bisa dimasuki pengunjung. Dari situ bisa melihat Jogja dari ketinggian, lengkap dengan kemerlip lampu kota. tak heran jika tempat ini direkomendasikan sebagai wisata malam jogja yang lagi ngehits.

Menjelang petang, kita akan disuguhi pemandangan matahari terbenam atau sunset yang sangat indah.