Paket Wisata Jogja Murah 2 Hari 1 Malam (2H1M) mengunjungi object -object wisata sebagai berikut :

Destinasi yang menarik dikunjungi dalam Paket Wisata Jogja Murah 2 Hari 1 Malam (2H1M) Adalah Borobudur

Candi Borobudur

Wisata Jogja Murah 2 Hari 1 Malam salah satunya mengunjungi candi Borobudur

Menyambut Pagi menikmati Sunrise di Punthuk setumbu. Dan menjelang petang, kita akan disuguhi pemandangan matahari terbenam atau sunset yang sangat indah di Candi Ijo.

Candi Borobudur terletak di Desa Borobudur Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Candi ini berlokasi di kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta.

Borobudur terletak di atas bukit pada dataran yang dikeliling dua pasang gunung kembar; Gunung Sundoro-Sumbing di sebelah barat laut dan Merbabu-Merapi di sebelah timur laut, di sebelah utaranya terdapat bukit Tidar, lebih dekat di sebelah selatan terdapat jajaran perbukitan Menoreh, serta candi ini terletak dekat pertemuan dua sungai yaitu Sungai Progo dan Sungai Elo di sebelah timur. Menurut legenda Jawa, daerah yang dikenal sebagai dataran Kedu adalah tempat yang dianggap suci dalam kepercayaan Jawa dan disanjung sebagai ‘Taman pulau Jawa’ karena keindahan alam dan kesuburan tanahnya

Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar abad ke-8 masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.

Lava Tour Merapi

Candi Ijo

Tour jogja murah 3 hari 2 malam

Lokasi Candi Ijo di Desa Sambirejo wilayah Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman Jogjakarta.

Candi Ijo adalah sebuah kompleks percandian bercorak Hindu, berada 4 kilometer arah tenggara dari Candi Ratu Boko atau kira-kira 18 kilometer di sebelah timur kota Yogyakarta. Diperkirakan dibangun antara kurun abad ke-10 sampai dengan ke-11 Masehi pada saat zaman Kerajaan Medang periode Mataram.

Candi ini berada lereng barat sebuah bukit yang masih merupakan bagian perbukitan Batur Agung, kira-kira sekitar 4 kilometer arah tenggara Candi Ratu Boko. Dimana pada bagian bawah lereng tersebut terdapat wisata tebing Breksi Jogja yang merupakan bekas pertambangan batu alam. Posisinya berada pada lereng bukit dengan ketinggian rata-rata 425 meter di atas permukaan laut. Dinamakan Ijo karena berada di atas bukit yang disebut Gumuk Ijo. Kompleks percandian membuka ke arah barat dengan panorama indah, berupa persawahan dan bentang alam, seperti Bandara Adisucipto dan pantai Parangtritis.

Dataran tempat kompleks utama candi memiliki luas sekitar 0,8 hektare, namun kuat dugaan bahwa kompleks percandian Ijo jauh lebih luas, dan menjorok ke barat dan utara. Dugaan itu didasarkan pada kenyataan bahwa ketika lereng bukit Candi Ijo di sebelah timur dan sebelah utara ditambang oleh penduduk, banyak ditemukan artefak yang mempunyai kaitan dengan candi.

Kompleks percandian Ijo dibangun pada punggungan bukit yang disebut Gumuk/Bukit Ijo. Nama ini telah disebut dalam prasasti Poh berangka tahun 906 Masehi berbahasa Jawa Kuno, dalam penggalan & … anak wanua i wuang hijo …& (anak desa, orang Ijo)

Tebing Breksi

Tebing Breksi berlokasi di Dusun Groyokan, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya berdekatan dengan Candi Ijo, Candi Ratu Boko, Candi Kalasan dan tentunya Candi Prambanan.

Obyek wisata geo heritage ini bukan terbentuk secara alami, melainkan berasal dari bukit batu biasa yang menjelma akibat terkikis aktifitas penambangan bahan material bangunan oleh  warga sekitar selama bertahun-tahun lamanya sejak tahun 80-an dan menjadi sumber mata pencarian warga.

Setelah peneliti melakukan kajian terhadap lokasi ini, ditemukan kenyataan bahwa batuan kapur breksi yang ada di tempat itu adalah endapan abu vulkanik dari gunung api Purba Nglanggeran di Gunung Kidul. Dikarenakan hal tersebut, maka berarti kawasan ini termasuk dalam cagar budaya yang harus dilestarikan.

Rupanya larangan untuk melakukan penambangan tidak memutus semangat warga. Mereka mendapat ide untuk menjadikan kawasan ini sebagai salah satu obyek wisata setelah melihat keindahan guratan bekas galian yang ada.

Nama Breksi sendiri datang dari warga, mengikuti tren dimana nama bukit batu tempat wisata di Bali dan Bandung yang hasil potongannya mirip dengan tebing ini, disebut  dengan breksi. Karena itu lah, tebing ini dinamai Tebing breksi.

Tangga menuju puncak tebing yang terlihat keren dengan hiasan ukiran naga menjadi daya tarik para wisatawan. Setelah sampai di puncak, pengunjung juga bisa menikmati Indahnya jogja dari sisi Timur. Sebagaimana Wisata Alam Mangunan, di puncak bukit juga dipasang pagar besi mengelilingi agar pengunjung aman.

Beberapa hal menarik tentang Tebing Breksi:

Tebing yang dulunya merupakan penambangan batu kapur ini menawarkan panorama yang unik dan terkesan alami. Jadi ini sangat cocok bagi kamu yang suka dan hobi hunting tempat unik di jogja.

Puncak Tebing Breksi. Pesona puncak yang menjulang tinggi. Spot foto anti mainstream, bagus untuk background berfoto dan menikmati pemandangan bebatuan yang jauh dari area perkotaan. Sejak dibukanya untuk objek wisata, beberapa seniman lokal mengukir bebatuan pada tebing breksi Jogyakarta dengan ukiran seperti wayang, naga, dan lain-lain.

View Yang Indah. Jika dari atas tebing, anda dapat melihat view yang eksotis, melihat Candi Prambanan yang megah, Candi Baron dengan background Gunung Merapi, dan menawarkan panorama senja yang indah.

Background Prewedding. Buat para fotografer atau yang ingin prewedding, tebing ini juga layak untuk jadi alternatif.

Panguk Kediwung

Bukit Panguk Kediwung terletak di Dusun Kediwung Desa Mangunan Kec Dlingo, Kab Bantul Jogjakarta.

Bukit panguk kediwung dlingo ini masih satu kawasan dengan kebun buah mangunan dan hutan pinus dlingo. Dengan suguhan pemandangan alam khas dlingo yang hijau dengan udara segar pegunungan. Apalagi pengunjung datang di pagi hari buta. Pemandangan alam yang hijau dengan balutan kabut yang memanjakan mata anda.

Akses menuju ke bukit panguk kediwung puns angat mudah. Dari kota Yogyakarta langsung menuju ke jalan imogiri timur. Perjalanan langsung menuju ke arah kebun buah Mangunan dan hutan pinus Dlingo. Setelah sampai di wilayah kebun buah Mangunan , Pengunjung bisa langsung menuju ke dusun kediwung. Jika telah sampai di dusun kediwung disana sudah ada petunjuk arah menuju bukit Panguk Kediwung.

Selain spot foto yang berupa gardu pandang yang menjorok ke arah tebing. Di bukit panguk kediwung sudah ada beberapa warung yang menjajakan makanan ringan dan minuman. Ditambah lagi sudah tersedua gazebo untuk sekedar melepas lelah.

JueangTembelan

Jurang Tembelan berada di Dukuh Kanigoro, Mangunan, Bantul, Yogjakarta.

Lokasinya juga bersebelahan dengan puncak Kebun Buah Mangunan tapi letaknya lebih tinggi. Jika berniat mengunjungi Kebun Buah Mangunan tak ada salahnya mampir sejenak ke Jurang Tembelan. Obyek wisata ini juga menjadi salah satu lokasi wisata yang populer di media sosial.

Akses menuju Jurang Tembelan memang cukup ekstrim. Jalanan yang naik turun dan curam tentu akan kamu temukan selama perjalanan. Sehingga pengendara harus tetap berhati-hati terutama saat musim hujan. Pastikan juga bahwa kendaraan yang digunakan dalam kondisi baik.

Lahannya tidak terlalu luas karena memang hanya direkomendasikan untuk menyaksikan alam dari ketinggian. Bila ingin mendapatkan pemandangan yang sempurna bisa berangkat pagi hari tepatnya sebelum subuh.

Jurang Tembelan memiliki gardu pandang yang unik salah satunya berbentuk perahu yang menjadi incaran pengunjung untuk foto selfie. Gardu pandang berbentuk perahu ini sangat populer di media sosial sebagai spot yang sempurna untuk foto selfie dan menyaksikan keindahan alam.

Di sini kamu bisa menyaksikan sunrise berikut kabut kecil layaknya negeri di atas awan. Dari kejauhan perlahan-lahan matahari akan naik dan mulai bersinar. Sebelum dikembangkan sebagai tempat wisata, dahulu Jurang Tembelan merupakan ladang masyarakat sekitar Dlingo. Daerah ini ternyata memiliki pemandangan menakjubkan yang akhirnya dibuka sebagai tempat wisata oleh warga setempat.

Menghadap arah Mangunan kamu akan menemukan wisatawan yang menyaksikan sunrise di sana. Ya, daerah tersebut juga menjadi tempat melihat surise hanya saja lokasinya lebih ramai. Melihat ke bawah pemadangan hijau terbentang di depan mata sekaligus Sungai Oya yang meliuk mulai tampak di sela-sela kabut.

Rumah Hobbit

Rumah Hobit Mangunan terletak di dusun Sukarame, Mangunan  Dlingo Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Rute menuju rumah hobbit ini sama dengan rute menuju kebun buah mangunan ataupun ke hutan pinus mangunan. Lokasi Rumah Hobbit di Jogja ini berada satu kawasan dengan Wisata Seribu Baru Songgo Langit. Seperti namanya, disini kamu akan menemukan sebuah rumah berbahan kayu layaknya rumah dalam film The Hobbit. Namun kamu tidak bisa memasukinya, para pengunjung hanya diperbolehkan untuk berfoto foto disini.

Di sekeliling rumah hobbit ini terdapat banyak pepohonon, jadi bisa dipastikan suasana disini sangat sejuk dan membuat para pengunjung betah untuk berlama lama.

Pinus Pengger

Pinus Pengger yang berada di Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul,Jogjakarta.

Lokasi Hutan Pinus Pengger ini berada di bagian paling utara, tepatnya berbatasan dengan wilayah Kecamatan pathuk Gunung Kidul meski demikian masih masuk dalam wilayah Kecamatan Dlingo. Lokasinya yang berada di ketinggian menjadikan Hutan Pinus Pengger menjadi tempat yang tepat untuk menikmati kejadian alam tersebut. Pinus Pengger juga memiliki spot asyik yang dapat dinikmati para pengunjung, yakni Goa Macan, Goa Lampeng dan Watu Ngadeg sebagai gardu pandang.

Goa Macan, demikian salah satu gua di sana diberi nama, karena di dindingnya terdapat goresan-goresan seperti bekas cakaran harimau.

Yang terbaru, Pinus Pengger memiliki sebuah gardu pandang sekaligus spot selfie yang sangat asyik yang berbentuk tangan. Di media sosial Instagram, sejumlah netizen telah menjajal spot unik tersebut.

Selain yang berbentuk tangan, spot asyik yang tak kalah seru untuk dicoba adalah spot berbentuk segitiga dan setengah lingkaran.Kesemuanya terbuat dari ranting-ranting kayu, sehingga memberikan kesan tersendiri ketika dilihat.

Hutan Pinus Pengger ini ngehits dengan Spot Foto Rumah Piramid (rumah ala Indian) dengan lubang di tengah yang bisa dimasuki pengunjung. Dari situ bisa melihat Jogja dari ketinggian, lengkap dengan kemerlip lampu kota. tak heran jika tempat ini direkomendasikan sebagai wisata malam jogja yang lagi ngehits.

Menjelang petang, kita akan disuguhi pemandangan matahari terbenam atau sunset yang sangat indah.