Wisata Bali Murah 3 Hari 2 Malam (3H2M) Opsi 1 mengunjungi object-object wisata sebagai berikut :

Jatiluwih Rice Terrace

Jati Luwih Rice Terrace  terletak di Desa Jatiluwih  Penebel,  Kabupaten Tabanan . Terletak  di ketinggian 700 meter, dengan suasana sejuk dan nyaman,  Jatiluwih   terkenal dengan sistem pertanian organiknya karena berada di dataran tinggi Gunung Watukaru yang cocok untuk pengembangan pertanian.

Jatiluwih adalah sebuah desa yang memiliki hamparan luas sawah dengan panorama sawah berteras , yang menggunakan sistem irigasi tradisional Bali. Nama Jatiluiwh berasal dari  dari Jati dan Luwih, dimana Jati berarti benar-benar dan Luwih yang berarti utama, bagus, dan indah atau setara. Sawah lokal ditanam di tempat ini terlihat khas dari tanaman dengan ukuran relatif tinggi dibandingkan dengan padi unggulan lainnya yang ditanam oleh sebagian besar petani di Bali.

Jatiluwih  berjarak kurang lebih 8 km sebelum sampai di Bedugul.  Sejak tahun 2007 kawasan wisata ini dinominasikan sebagai situs warisan dunia UNESCO, karena situs ini telah mampu mempertahankan warisan budaya lokal dalam bentuk sistem irigasi air yang dikelola secara tradisional yang disebut oleh SUBAK. Dan UNESCO telah menunjuk situs ini sebagai salah satu Situs Warisan Dunia pada tanggal 26 Juli 2012. Penunjukan ini meliputi 14 subak dan 11 desa terdiri dari 2.372 ha sawah, 3.545 ha kebun, hutan seluas 9.316 ha, 317 ha perumahan dan 475 ha semak liar.

Pura Tanah Lot

Pura Tanah Lot yang terletak di sisi pantai pedesaan Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Tanah Lot yang terdiri dari dua kata, yang kata Tanah ditafsirkan sebagai karang tampak seperti gili atau pulau. Lot atau kata Lod memiliki makna laut. Jadi Tanah Lot yang berarti pulau kecil mengambang di laut. Lokasi yang sekarang disebut sebagai Tanah Lot telah digunakan pada periode Megalitik sebagai tempat suci, terbukti dari adanya menhir. Berdasarkan kondisi lingkungan, maka struktur Pura Tanah Lot dibangun di dataran karang teratur sudutnya yang hanya terdiri dari satu halaman polos sebagai Jeroan.

Pura Tanah Lot terletak di 30 Km di sisi barat Denpasar kota dan sekitar 11 Km di sebelah selatan kota Tabanan. Pura ini dibangun di atas batu dengan ukuran 3 hektar dan dapat dijangkau dalam beberapa menit dengan berjalan kaki, karena hanya 20 meter dari bibir pantai. Pura  ini sangat terkenal di antara tujuan wisata di Bali dengan pemandangan spektakuler matahari terbenam. Di beberapa sudut dari terumbu karang di sekitar Pura Tanah Lot terdapat ular jinak yang dipercaya sebagai makhluk yang di keramatkan dan disucikan, ular yang berwarna hitam dan putih di mana menurut masyarakat setempat percaya bahwa sebagai properti dewa dan sebagai penjaga pura dari pengaruh buruk.

Pura yang dibangun oleh Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. 

Odalan atau hari raya di Pura ini diperingati setiap 210 hari sekali, sama seperti pura-pura yang lain. Jatuhnya dekat dengan perayaan Galungan dan Kuningan yaitu tepatnya pada Hari Suci Buda Cemeng Langkir. Saat itu, orang yang sembahyang akan ramai bersembahyang di Pura Ini.

Fungsi pura ini dapat direalisasikan dari fungsi bangunan pura utama yang terletak di daerah pura utama. Di tempat ini, ada sebuah kuil utama untuk menyembah dewa dalam bentuk Dewa Baruna atau Bhatara Segara, kekuatan laut. Media ibadah untuk dewa ini adalah bangunan candi dengan 5 bertingkat sedangkan bangunan Pura bertingkat 3 di bagian utara daerah ini pemaknaan untuk menyembah kepada Dang Hyang Nirartha.

Dalam rangka untuk mengetahui status Pura Tanah Lot dapat direalisasikan dari sejarah pura, fungsi dan keberadaan pemuja juga masuk berdoa saat upacara di pura ini diselenggarakan. Dalam hal ini dapat diwujudkan sebagai berikut:

Pura Tanah Lot sebagai dang Kahyangan (Kuil Suci besar di Bali), karena sejarah dan Penyiwi (Orang-orang merawat candi) adalah dari orang-orang lokal dari Kabupaten Tabanan dan sekitarnya.

Pura Tanah Lot Temple sebagai Segara, karena yang berfungsi sebagai tempat suci untuk menyembah Segara Bhatara, Tuhan dengan manifestasi sebagai Dewa Daya laut.

Hewan yang unik dapat dilihat di daerah pura Tanah Lot ini, adalah ular yang umumnya dapat ditemui di pantai, bagian dari perutnya tidak ada kulit melintang, ular air laut ini sangat berbahaya, tapi kasus gigitan ular sangat jarang terjadi, karena ular air laut umumnya sangat pasif.

Museum DMZ

DMZ Trick Art Museum terletak di Legian  Nakula  Kuta Bali. Berjarak sekitar 8 km dari Bandara Ngurah Rai. Dapat di tempuh dalam waktu 15 menit dari Bandara.

Seni ilusi 3D  DMZ Trick Art Museum ini  adalah museum seni trik paling menakjubkan di dunia yang berasal dari Korea. DMZ museum  memiliki banyak pengalaman dalam menunjukkan seni trik berhasil di Korea, telah menciptakan karya seni terkemuka yang terbaik dalam kualitas dan unik seperti benda atau tempat sungguhan.

DMZ museum mempunyai beberapa ruang pemeran  dan museum dengan lebih dari 120 karya seni di masing-masing tempat. Dan menjadi fondasi kebanyakan karya seni sulap terbaru yang dibuat. Di DMZ museum Anda akan mendapat   kejutan dan kegembiraan, dan pengalaman yang sugguh menyenangkan karena adanya efek khusus hanya di tunjukan kepada Anda melalui ilusi seni 3D khusus. Seperti  ilusi tipu daya seni di pintu masuk labirin piramida Mesir, dan dunia imajinasi lain yang  akan memandu anda ke dunia baru yang tidak pernah anda duga sebelumnya.

Dari beberapa karya seni yang di buat yang di pamerkan di beberapa ruangan dengan tema-tema tertentu , anda akan di pandu oleh staf DMZ untuk mengambil foto terbaik di masing masing ruangan. Di tempat ini  mempunyai banyak tema , untuk mendapat pose foto terbaik dan hasilnya bagus , anda harus bisa mengekspresikannya sesuai dengan latar belakang tema yang beragam.

Pantai Pandawa

Pandawa terletak di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung; sekitar 3 km dari daerah Nusa Dua. Dulunya  pantai ini tersembunyi di balik bukit sehingga disebut Pantai Rahasia. Secret Beach sebenarnya dikenal baik oleh beberapa wisatawan. Karena  akses yang sulit ke lokasi ini membuat pantai ini kosong. Beberapa pengunjung yang berkunjung ke sana adalah peselancar asing .  Namun setelah akses di terbuka pantai ini  sekarang  menjadi ramai oleh turis asing  maupun domestik.

Di pantai ini terdapat  tebing yang sangat tinggi yang pada salah satu sisinya dipahat lima patung Pandawa dan Kunti. Keenam patung tersebut secarara berurutan (dari posisi tertinggi) diberi penejasan nama Dewi Kunti, Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa.

Selain untuk tujuan wisata dan olahraga air, pantai ini juga dimanfaatkan untuk budidaya rumput laut karena kontur pantai yang landai dan ombak yang tidak sampai ke garis pantai. Cukup banyak wisatawan yang melakukan kegiatan  Paralayang dari Bukit Timbis hingga ke Pantai Pandawa.

Garuda Wisnu Kencana

Garuda Wisnu Kencana  (GWK )  terletak di Ungasan, Kabupaten Badung. Sekitar 15 menit dari bandara Ngurah Rai.

GWK Cultural Park menawarkan warisan budaya Indonesia yang mewah selama bertahun-tahun yang akan datang dengan patung Garuda Wisnu Kencana yang akan menjadi  ikon peradaban Indonesia, ikon budaya nomor satu di Bali.

Taman Budaya seluas kurang lebih  60 hektare ini memiliki banyak fasilitas seperti ampiteater, Street Theatre, Exhibition Hall dan Lotus Pond .Disamping itu ada sebuah patung raksasa dengan tinggi 120 meter dan lebar sayap Garuda 64 meter akan menjadi patung terbesar di dunia saat selesai. Patung tersebut mewakili dewa Wisnu dengan tunggangannya seekor burung Garuda.  Beberapa bagian patung seperti patung dada Wisnu telah selesai . 

Saat ini, patung Wisnu setinggi 23 meter (75,5 kaki) tingginya, meski rencananya semula untuk Wiski berlapis emas 120 meter (390 kaki) yang mengendarai Garuda di atas kompleks hiburan 11  lantai. Rentang sayap Garuda akan mencapai 64 meter (210,0 kaki).

Patung Garuda Wisnu Kencana adalah simbol Dewa Wisnu yang mengendarai Garuda yang agung sebagai pendampingnya yang terpercaya. Patung ini dirancang untuk menjadi salah satu patung monumental terbesar dan terbesar di dunia. Total tinggi patung adalah 120m, terdiri dari 24 segmen dan dibentuk dengan 754 modul terbuat dari tembaga dan kuningan dilapisi asam patina.

LOTUS POND

Lotus Pond adalah salah satu tempat utama di GWK Cultural Park. Lotus Pond adalah daerah outdoor terbesar dengan akses yang baik dan telah dikenal dengan mengadakan sejumlah acara skala dunia bergengsi.

GARUDA PLAZA

Burung Garuda adalah burung dari mitologi, digambarkan memiliki tubuh setengah manusia dan setengah burung. Perjalanan pribadi Dewa Wisnu ini melambangkan kesetiaan, kepercayaan, dan pengorbanan. Garuda juga merupakan simbol kebebasan dari setiap belenggu dan kekurangan hak asasi manusia.

WISNU PLAZA

Wisnu Plaza saat ini berada di tempat tertinggi di kawasan GWK, dimana bagian paling penting dari patung Garuda Wisnu Kencana setinggi 20 meter. Pada waktu tertentu, berbagai kesenian tradisional Bali dilakukan dengan patung megah Wisnu sebagai latar belakang.

Pantai Dreamland

Pantai Dreamland  terletak di sebelah selatan Bali di desa Pecatu. Pantai Dreamland dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu karang yang lumayan besar di sekitar pantai. Lokasi pantai ini berada dalam kompleks Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) yaitu sekitar 30 menit dari pantai Kuta.

Ada pun asal usul nama Dreamland dikarenakan dulu di area ini sempat terdapat sebuah proyek perumahan dan objek wisata.  Pelataran pantai indah ini semula hanya titik kecil dari areal 900 hektare milik PT Bali Pecatu Graha (BPG) yang sempat heboh pada tahun 1996 .Konon resor itu akan dipadukan dengan kawasan wisata, seraya memanfaatkan keindahan dan keaslian alam, sekaligus pelestarian lingkungan hidup. Tapi seiring Indonesia tersapu krisis moneter, megaproyek ini mulai meredup  dan proyek tersebut terhambat dan terbengkalai,  sedangkan para penduduk desa Pecatu yang dulunya hidup sebagai petani sangat berharap proyek selesai dan mereka bisa menekuni bisnis lain di bidang pariwisata. Karena itulah lahan disekitar pantai disebut dengan Dreamland  (tanah impian).

Pantai Dreamland sendiri hampir mirip dengan pantai Kuta. Lokasi berpasir putih bersih di pantai sempit tepat di bawah dinding karang curam cocok untuk menikmati matahari tenggelam atau sekadar menyaksikan atraksi para peselancar. Ombaknya yang tinggi dan besar banyak diminati oleh para penggemar olahraga selancar air (surfing), bahkan Dreamland sudah dijadikan semacam surfing spot baru untuk kawasan Bali.

Pantai Padang Padang

Padang Padang Beach berlokasi di Pecatu Bali, dimana di pantai ini juga  di kenal dengan nama resmi Pantai Labuhan Sait , seperti di tunjukkan papan nama tepat di pinggir jalan seberang  gerbang pintu masuknya

Pantai ini  berjarak kurang lebih 15 kilometer dari kota Denpasar atau sekitar 45 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.

Pantai Padang Padang Bali adalah pantai dengan karakteristik tebing dengan pasirnya yang berwarna putih dan halus. Pantai Padang Padang Bali mulai terkenal semenjak digunakan sebagai lokasi syunting film Eat Pray Love, yang di bintangi artis Hollywood Julia Roberts.

Pantai ini  tergolong sangat unik, selain berada dibalik tebing-tebing batu juga karena untuk memasuki pantai ini anda harus menuruni dan menaiki anak tangga menembus sebuah goa sempit untuk menuju kawasan pantainya. Gua sempit ini hanya bisa dilewati oleh satu orang dewasa dan pengunjung lain yang berpapasan harus bergantian untuk melewati goa ini.

Dengan pasir pantai yang putih Pantai Padang Padang sebenarnya mempunyai garis pantai tidak terlalu panjang dan luas seperti pantai pantai di Bali pada umumnya , namun dengan adanya tebing dan batu karang besar di sekitarnya kawasan ini sehingga dengan pemandangan serta suasananya yang sangat indah dan  tenang akan membuat anda akan  lebih nyaman berkunjung saat menghabiskan waktu di sini.

Pura Uluwatu

Pura Uluwatu terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, sekitar 30 km ke arah selatan dari kota Denpasar. Pura Uluwatu yang juga disebut Pura Luwur ini merupakan salah satu dari Pura Sad Kahyangan, yaitu enam Pura Kahyangan yang dianggap sebagai pilar spiritual P. Bali.

Ada dua pendapat tentang sejarah berdirinya pendirian Pura Uluwatu. Ada pendapat yang mengatakan bahwa pura ini didirikan oleh Empu Kuturan pada abad ke-9, yaitu pada masa pemerintahan Marakata. Pendapat lain mengaitkan pembangunan Pura Uluwatu dengan Dang Hyang Nirartha, seorang pedanda (pendeta) yang berasal dari Kerajaan Daha (Kediri) di Jawa Timur. Dang Hyang Nirartha datang ke Bali pada tahun 1546 M, yaitu pada masa pemerintahan Dalem Waturenggong. Sang Pedanda kemudian mendirikan Pura Uluwatu di Bukit Pecatu. Setelah melakukan perjalanan spiritual berkeliling P. Bali, Dang Hyang Nirartha kembali ke Pura Uluwatu. Di pura inilah Sang Pedanda ‘moksa’, meninggalkan ‘marcapada’ (dunia) menuju ‘swargaloka’ (surga). Upacara atau ‘piodalan’ peringatan hari jadi pura jatuh pada hari Anggara Kasih, wuku Medangsia dalam penanggalan Saka. Biasanya upacara tersebut berlangsung selama 3 hari berturut-turut dan diikuti oleh ribuan umat Hindu.

Pura Uluwatu menempati lahan di sebuah tebing yang tinggi yang menjorok ke Samudera Indonesia dengan ketinggian sekitar 70 m di atas permukaan laut. Karena letaknya di atas tebing, untuk sampai ke lokasi pura orang harus berjalan mendaki tangga batu yang cukup tinggi. Bangunan pura ini menghadap ke arah timur, berbeda dengan pura lain di Bali yang umumnya menghadap ke arah barat atau ke selatan. Di sepanjang jalan di tepi luar pura terdapat ratusan kera yang berkeliaran. Walaupun tampak jinak, kera-kera tersebut seringkali mengganggu pengunjung dengan menyerobot makanan atau barang-barang yang dikenakan.

Di ujung jalan yang mendaki terdapat dua pintu masuk ke komplek pura, satu terletak di sebelah utara dan satu lagi di sebelah selatan. Pintu masuk tersebut berbentuk gapura bentar dan terbuat dari batu. Di depan gapura terdapat sepasang arca berbentuk manusia berkepala gajah dalam posisi berdiri. Dinding depan gapura dihiasi pahatan yang sangat halus bermotif daun dan bunga.

Di sebelah dalam, di balik gapura, terdapat sebuah lorong berlantai batu berundak, menuju ke pelataran dalam. Lorong terbuka ini diteduhi oleh pohon yang ditanam di sepanjang kiri dan kanan lorong.

Pelataran dalam merupakan pelataran terbuka. Lantai pelataran tertutup oleh lantai batu yang tertata rapi. Di dekat gapura, di sisi utara, terdapat bangunan kayu. Di sebelah barat, berseberangan dengan jalan masuk, terdapat sebuah gapura paduraksa yang merupakan jalan masuk ke pelataran yang lebih dalam lagi.

Jimbaran Beach

Jimbaran beach  terletak tepat di sebelah selatan bandara ngurah Rai dan kawasan pantai Kuta. Dahulu pantai ini sebelumnya merupakan daerah terpencil di selatan Bali, hanya sebuah desa nelayan kecil dengan pasar sehari-hari. Itu semua mulai berubah pada tahun 1980an . Dan Jimbaran sekarang menjadi rumah bagi beberapa resor pantai kelas dunia 5 bintang, ditambah beberapa hotel kelas menengah. Serta  banyak vila kelas atas di daerah ini, terutama di daerah tebing yang tinggi di atas teluk Jimbaran.

Makanan seafood di pantai Jimbaran merupakan bagian klasik dari banyak jadwal pengunjung saat berkunjung ke Bali. Karena Pantai  Jimbaran adalah rumah bagi sekitar lima puluh restoran seafood bakar dalam tiga kelompok berbeda, semuanya berada di sepanjang pantai. Ketiga bagian tersebut adalah Muaya (di selatan), Kedonganan (di tengah) dan Kelan (sebelah utara pasar ikan). Masing-masing restoran memiliki banyak keunggulan dan pengelompokan.

Upside Down World

Upside Down World  Bali  terletak di Jalan  Ngurah Desa Pemogan Kota Denpasar Bali. Jaraknya hanya 6 km dari Bandara Ngurah Rai ,dengan waktu tempuh sekitar 10 menit.

Didirikan pada tahun 2016, Upside Down World  merupakan salah satu tempat  yang menarik dengan delapan lokasi di Asia Tenggara , yang salah satunya berada di Bali , dalam tahun pertama operasinya.

Upside down World mempunyai  daya tarik tersendiri bagi wisatawan  lokal maupun wisatawan mancanegara. Karena pengunjung  dapat  memasuki sebuah rumah yang dilengkapi dengan perabotan unik.   Upside Down  world mempunyai  banyak ruang bertema khusus untuk fotografi baik foto biasa atau foto 360 derajat .

Sesuai namanya maka dunia  kita sebagai pengunjung terlihat berubah seketika. Atas menjadi bawah dan sebaliknya bawah menjadi atas. Upside Down World telah terbukti populer dan bersaing dengan 50.000 pengikutnya di semua platform media sosial, yang memang menyoroti kekuatannya baik sebagai penyusun tren media sosial karena keunikannya sebagai salah satu tempat wisata yang harus anda kunjungi. Hasil foto pengunjung di setiap ruang sungguh menakjubkan dan terlihat menarik .

Upside Down World Bali menambah daftar kegiatan dalam ruangan yang asik di pulau Bali , di mana Anda bisa memasuki tujuh ruangan yang dirancang khusus yang dekorasi dan perabotannya sederhana, dan dengan sengaja, dengan cara yang terbalik .Di Indonesia sendiri Upside  Down World ada juga di beberapa kota besar seperti Jogja, Tangerang Selatan (Alam Sutera) dan Bandung.

Water Blow Nusa Dua

Water Blow terletak di kawasan wisata pantai Nusa Dua, tepat ada di belakang area hotel Grand Hyatt Nusa Dua. Untuk mencarinya anda harus masuk ke kawasan BTDC Nusa Dua . Jarak tempat ini sekitar 30 menit dari arah Bandara Ngurah Rai . Water blow Nusa Dua ini merupakan formasi batuan dimana ombak bertabrakan ke dinding batu menciptakan percikan dan semburan raksasa seperti air yang “meledak”.

Daerah ini memiliki tebing dan batu karang yang berbahaya yang baru-baru ini dikelola oleh BTDC dengan menciptakan jalur dan pagar pembatas. Dan anda  akan dengan mudah mencapai tempat ini karena kita tinggal mengikuti jalan setapak yang tertata rapi  yang khusus di buat untuk mencapai  tempat ini. Tidak hanya itu, bangunan beratap terbuka dan dibangun di salah satu ujung tebing dan sebuah monumen tidak jauh dari waterblow.

Mekanisme menarik dari Water Blow ini adalah bahwa di tebing yang langsung berhadapan  dengan Samudra Hindia, ada celah penyempitan yang panjang . Saat ombak  bergulir dan menghempas terus menerus menghantam tebing, dan akan terjatuh di celah sehingga  akan  terhempas ke atas. Kadang   terlihat seperti semburan  busa putih besar dari kejauhan. Jika gelombang yang lebih besar dan lebih cepat menerpa celah tebing tersebut bisa menimbulkan efek hempasan  ombak yang lebih tinggi hingga bisa setinggi 30 m.  Jika anda berkunjung pada bulan Juli – Oktober, siap-siaplah akan basah terkena percikan air laut. Momen air laut sampai naik tinggi keatas tidak setiap hari akan anda temukan di Water Blow Nusa Dua. Dan momen terbaik itu biasanya terjadi di siang hari.